Iklan Ini Di Perkuat oleh Teetah.net
Untuk memasang iklan Silakan hubungi kami melalui chat dibawah
Posted by Herlina Muslimah - - 0 komentar

Rasulullah SAW bersabda "Muslim dengan Muslim lainnya bersaudara. Tidak boleh mengkhianati, mendustakan, dan menghina. Setiap Muslim dengan Muslim lainnya haram kehormatan, harta dan darahnya. Seseorang layak dikatakan jahat jika ia mencaci saudaranya sesama Muslim. "Merendahkan derajat kemanusiaan dengan cara menggunjingkannya termasuk perbuatan yang dicela dalam Islam. Inilah pemaknaan gibah yang sesungguhnya; menjatuhkan kemuliaan manusia dengaan menceritakan aibnya. Perbuatan gibah erat kaitannya dengaan interaksi sesama manusia, dan dosa pelakunya tidak akan diampuni selama belum mendapatkan pemaafan dari korbannya. "Hidup hanya sekejap, kenapa repot dengan urusan orang lain?" kilah Ustad Budi Prayitno, penulis Spiritual Tipping Point.


"Gibah itu akar dari segala kejahatan," ujar Astie Ivo, artis. Gibah adalah membincangkan saudaramu dengan cara tertentu sehingga dia tidak akan senang bila mendengar hal itu. Apa pun yang kau bincangkan mengenai cacat fisik, asal usul silsilah, tingkah laku, akhlak, keyakinan atau bahkan pakaian, rumah atau kendaraannya, semua itu merupakaan gibah. Gibah dikategorikan sebagai dosa yang paling dibenci dan kotor. Karena alasan inilah gibah disebut sebagai dosa yang lebih buruk daripada perzinaan dan pencabulan.

Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penberimatobat lagi Maha Penyayang." (Al -Hujurat (49) : 12).

Tukang gibah melakukan dua pelanggaran. Pertama, ia berdosa kepada Allah, dan sudah semestinya ia menunjukkan penyesalan dengan bertobat. Kedua, ia menzalimi hak saudara seimannya. Jika kabar mengenai pergunjingan sampai kepada pihak yang digunjingkan, sang penyebar gossip harus meminta maaf kepada yang bersangkutan, dan mengungkapkan penyesalaan telah mengatakan kabar tak sedap itu. (Buku Gibah oleh Shakil Ahmad Khan & Wasim Ahmad). Terkait ini, Ibnu Katsir menulis "Orang –orang menyatakan bahwa memohon maaf kepadanya bukanlah sebuah kondisi (pertobatan akan gibah), karena jika Anda mengatakan kepadanya tentang hal ini, mungkin lebih menyakitkan baginya daripada jika ia tak mengetahuinya." Namun jika orang tidak khawatir timbulnya kemudaratan akibat permintaan maaf kepada orang yang dipergunjingkan, disarankaan untuk meminta maaf.

Ijma'para ulama telah menetapkan gibah sebagai perbuatan terlarang, dan termasuk dosa besar, karena bertentangan dengan perintah Allah. "Dan ucapkaanlah kata-kata yang baik kepada manusia" (Al Baqarah (2) : 83). Walaupun para ulama berbeda pendapat dalam memutuskan hukuman terhadap penggunjing, tetapi mereka sepakat bahwa sebagai langkah awal si penggunjing harus bertobat. Mujahid berkata, "Pertobatan atas memakan bangkai saudaramu adalah engkau memuji dan mendoakan kebaikan atasnya. Demikian pula jika yang kau gunjingkan telah meninggal." Kita semua pernah berbuat dosa. Mengapa kita tidak saling memaafkan satu sama lain, sehingga kita meraih ampunan Allah atas segala dosa kita? Dari Anas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Setiap Bani Adam mempunyai kesalahan dan yang paling baik dari mereka adalah yang bertaobat " (HR.Turmuzi ).

Nabi SAW menjelaskan bahwa orang yang doyan menggibah, di akhirat akan bangkrut. Karena pahalanya digunakan untuk diberikan kepada orang digibahi. Bahkan kalau pahalanya ludes, maka dosa orang digibahi akan berpindah kepada si penggibah. Dikisahkan, bahwa satu hari ada seseorang menggibahi Al Hasan Al Basri. Bagaimana reaksi sang ulama besar kota Basrah ini? "Beliau mengirimi si penggibah itu sepiring buah palem dengan pesan, Aku mendengar bahwa kamu telah memberiku hasanah-mu sebagai sebuah hadiah, dan aku ingin mengembalikan kebaikan itu. Mohon maaf karena aku tidak mampu mengembalikannya secara utuh." Gibah pada kenyataannya adalah kebaikan dari pelakunya. Dari 'Amrs bin Al 'Ash bahwa ia melalui bangkai keledai, dan berkata kepada beberapa temannya, "Lebih baik jika seseorang makan daging ini sekenyangnya-kenyangnya daripada makan daging bangkai saudaranya sesama Muslim."

Seorang lelaki menyebutkan esuatu yang buruk tentang seseorang kepada temannya. Temannya itu berkata, "Apa kamu pergi dan memerangi bangsa Romawi?" Ia menjawab, "Tidak!" Temannya bertanya "Apakah kamu pergi dan memerangi bangsa Turki?" Ia menjawab, "Tidak." Lalu temannya itu berkata, "Bangsa Romawi selamat darimu, dan orang-orang Turki selamat darimu, tapi saudara-saudaramu umat Muslim tidak selamat darimu!" Jabir bin Abdullah RA berkata, "Kami bersama-sama Rasulullah, kemudian tercium bau busuk. Rasulullah SAW. bersabda, 'Tahukah kamu bau apakah ini ? Ini bau busuk orang-orang yang menggunjingkan orang beriman." (Musnad Ahmad).

Jangankan menggibah, bahkan mendengar dan atau memperhatikan gossip saja, adalah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan manusia dihadapan Allah. Adalah terlarang untuk duduk bersama orang yang bergosip dan bergunjing. Menolak mendengarkan gibah dan ucapan yang buruk adalah salah satu ciri orang beriman. Kehormataan orang beriman harus dibela dengan mengkritik perkataan tukang gossip atau dengan mengatakan hal-hal yang baik dan benar adanya tentang orang yang digunjingkan. Rasul SAW berpesan, "Barangsiapa melihat kejahatan, hendaknya dia mengubah dengan tangannya; jika tidak mampu, lakukan dengan lidahnya; atau jika ia tidak melakukannya,hendaknya ia menetangnya dalam hati, dan itulah selemah-lemahnya iman." (HR.Muslim).

Menyendiri akan membantu kita untuk mengingat Allah sehingga terbaca hikmah kehadiran tanda-tanda-Nya. Juga akan menjauhkan kita dari gunjingan, karena bergunjing hanya akan menuntun kita pada dosa-dosa lainnya. Menyibukkan diri dalam usaha mencegah gibah adalah jihad, bahkan termasuk jihad terbesar. Jihad melawan musuh-musuh Allah mungkin hanya untuk waktu tertentu dalam kehidupan seseorang. Tetapi pertarungan mengendalikan ogo hanya akan berakhir ketika hidup orang tersebut berakhir. Usaha untuk membebaskan ego dari kemunafikan, prsasangka, dan bangga diri merupakan sebuah misi kehidupan yang panjang dan terus menerus.Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW,bersabda, "Orang kuat itu bukanlah orang yang menang bergulat, tetapi orang yang dapat menahan dirinya ketika marah "(HR.Muslim). Juga Rasulullah SAW mengingatkan, "Tidak lurus keimanan seorang hamba hingga kalbunya lurus, dan tidaklah lulus kalbunya hingga lisannya lurus. Dan seseorang tidak akan masuk surga bila tetangganya tidak merasa aman dari berbagai kejahatannya " (HR.Ahmad). Wallahualam. **
[ Read More ]

Posted by Herlina Muslimah - - 0 komentar


Bloger yang terhormat, Perkenalkan nama saya "Herlina Muslimah" ketika saya menulis artikel ini saya masih duduk di bangku SMA - MAN Tangerang, rasa penasaran saya kepada sosok pria muda bernama Mr. Aola Sahidin membuat saya rela mengorbankan uang jajan saya selama satu bulan untuk mengikuti seminar bisnis beliau, awalnya saya hanya mengenal beliau melalui situs jejaring facebook, saya salah satu orang yang menjadi fans dia di Fans Page " One Million Testimonies To Young Rich And Smart "  disana saya melihat ribuan testimonies secara online dan natural. dan semua testimonies benar-benar powerfull. mereka manyatakan kesuksesan mereka dan telah banyak mengalami perubahan karna buku beliau yang berjudul "Young Rich And Smart" buku itu merupakan edisi khusus dan haya di tebitkan 1000 buah saja oleh beliau, ketika saya mencari buku beliau ternyata buku itu telaah habis dan sudah tidak di keluarkan oleh beliau lagi. dan tanpa sengaja saya mendengar bahwa beliau akan mengadakan seminar dia di jakarta, penuh dengan anthusias saya pun mengikuti seminar itu, dan sungguh tidak sia - sia sebab dari seminar itu saya kini telah mengalami perubahan dalam hidup saya. saya telah mendapat penghasilan sebesar Rp. 156.000.000 dari bisnis sederhana saya, dan bisnis saya itu benar-benar tanpa modal. saya mendapat penghasilan sebesar itu setelah saya melewati proses saya selama 7 bulan lamanya untuk focus pada bisnis saya. dalam bulan pertama saya mencoba merubah paradigma hidup saya serta menanamkan sebuah keyakinan pada diri saya bahwa apa yang saya impikin pasti akan terwujud. dan setelah saya percaya saya mulai menerapkan strategi-setrategi yang di ajarkan oleh Mr. Aola Sahidin tersebut dan hasilnya sungguh fantastis, dalam tempo 7 bulan saya sudah bisa menghasilkan penghasilan sebesar 156.000.000. maksud saya menulis artikel ini bukan maksud saya untuk memamerkan apa yang telah saya dapatkan, tetapi artikel ini hanya ucapan rasa terimakasih saya kepada beliau yang benar-benar telah merubah saya baik secara Psikologis maupun financia. Saya pernah bertanya kepada beliau resep kesuksesanya dan beliau menjawab bahwa kunci kesuksesanya adalah selalu berfikir serta panda melihat celah-celah kecil serta ikhlas dalam menjalani setiap pekerjaan

berikut ini ada beberapa artikel dari bloger yang juga mengalami pengalaman yang sama seperti saya yang saya temukan melalui google dengan kata kunci " Mr. Aola Sahidin

MR. AOLA SAHIDIN MEMILIKI KELEBIHAN LANGSUNG DARI TUHAN 
BELAJAR MARKETING DARI MR. AOLA SAHIDIN    
KESUKSESAN MR.AOLA SAHIDIN MASIH MENJADI TANDA TANYA BESAR 
SEORANG IBU YANG MENDAPATKAN PENGHASILAN SEBESAR 250.000 JUTA / BULAN 
AOLA SAHIDIN DAN DI BALIK KESUKSESANYA  
DI BALIK KESUKSESAN SANG MILIUDER MUDA
BELAJAR INTERNET MARKETING
GURU BISNIS ONLINE TERHEBAT


Melihat artikel - artikel tersebut tenyata nama beliau sungguh menjadi kontroversi di dunia online sendiri

semoga bermanfaat
      [ Read More ]